Kajian analisis perkembangan pengusahaan mineral dan batubara disusun oleh tim dari kelompok program kajian kebijakan pertambangan mineral dan batubara, Puslitbang Teknologi Mineral dan Batubara. Isi kajian berupa analisis secara menyeluruh baik potensi dan cadangan mineral dan batubara, tigkat pemasokan, permintaan, kebijakan, dan perekonomian, serta analisis dilakukan terhadap mineral d…
Sesuai dengan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 18 tahun 2010 tanggal 22 November 2010 tentang organisasi dan tata kerja kementerian energi dan sumber daya mineral, pusat penelitian dan pengembangan teknologi mineral dan batubara mempunyai tugas : melaksanakan penelitian, pengembangan, perekayasaan teknologi, pengkajian dan survey serta pelayanan jasa di bidang minera…
Sumber daya mineral dan batubara sangat banyak dan bervariasi yang tersebar di pelosok wilayah , baik itu mineral industri, mineral logam serta batubara. Ada kurang lebih 50 jenis mineral atau komoditi yang di antaranya cukup prospek untuk kebutuhan industri dan ada yang sama sekali tidak bernilai untuk diusahakan. Hal ini disebabkan karena faktor kualitas dan faktor volume dari mineral da…
Latar belakang dilakukan Pemantauan dan Analisis Problema Bidang Pertambangan Mineral dan Batubara tahun 2008 adalah karena masih ditemukan agenda problema pertambangan yang cukup kompleks dan berlanjut di tahun berikutnya. Hasil kegiatan pemantauan selama 3 tahun (2005-2007) menunjukkan agenda problema pertambangan terutama bersumber dari ketidakpastian hukum dan inkonsistensi peraturan …
Otonomi daerah diartikan kewenangan daerah otonom untuk mengatur dan mengurus daerahnya secara luas, nyata dan bertanggung jawab, kewenangan daerah mencakup kewenangan semua bidang pemerintahan kecuali kewenangan di bidang politik luar negeri, pertahanan keamanan, peradilan, moneter dan fiscal, agama dan bidang lainnya yang ditetapkan dengan peraturan pemerintah yang diberikan. Tujuan pem…
Kegiatan pertambangan mineral dan batubara tidak terlepas dari permasalahan masyarakat Indonesia pada umumnya, yang memiliki karakteristik majemuk karena hal ini dapat dijadikan dasar pemikiran untuk mengetahui isu-isu yang berkembang pada kegiatan 313 pertambangan mineral dan batubara pada tahun 2006 sehingga kegiatan pemantauan dan analisis itu sendiri, dilatarbelakangi oleh: 1) adan…
Kegiatan Pemantauan dan Analisis Problema Bidang Pertambangan Mineral dan Batubara tahun 2010 dilatarbelakangi oleh terjadinya problema pertambangan yang mengemuka dalam bentuk isu pertambangan setiap tahun. Disamping itu tiap akhir tahun selalu teragendakan problema pertambangan yang tidak terselesaikan yang menjadi problema pada tahun berikutnya. Kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk d…
Latar belakang dilakukan Pemantauan dan Analisis Perkembangan Pertambangan Mineral dan Batubara adalah masih banyaknya agenda permasalahan pertambangan tahun 2006 dan tahun-tahun sebelumnya, antara lain: a) ketidakpastian dan inkonsistensi hukum 311 atau legal certainly, b) tumpang tindih peraturan, dan sinkronisasi antara pusat dengan daerah, c) masalah pajak dan keuangan, d) masalah …
Kegiatan Pemantauan dan Analisis Problema Bidang Pertambangan Mineral dan Batubara tahun 2009 dilatarbelakangi oleh terjadinya problema pertambangan yang mengemuka dalam bentuk isu pertambangan setiap tahun. Di samping itu, tiap akhir tahun selalu teragendakan problema pertambangan yang tidak terselesaikan yang menjadi problema pada tahun berikutnya. Maksud kegiatan ini menginvetarisasi d…