Akhir-akhir ini kegiatan penambangan mengalami proses kearah tambang bawah tanah akibat semakin sulitnya penambangan di permukaan serta berkembangnya pemusatan dan mekanisasi permuka kerja secara drastis. Permasalahan Utama dalam pengawasan pergerakan batuan pada tambang bawah tanah antara lain sulitnya mengetahui lebih awal terjadinya pergerakan, adanya faktor seperti getaran peledakan, …
Pengembangan ini di lakukan dalam rangka membuat sistem monitoring secara terpadu kondisi tambang batubara bawah tanah dan menyediakan informasi secara real time yang dapat di baca di pusat monitoring dalam satu jaringan. Peralatan monitoring yang dirangkai merupakan pengembangan dari peralatan monitoring yang pernah dikembangkan Puslitabang tekMira sejak tahun 2007 antara lain alat monit…
Polisiklik aromatik Hidrokarbon (PAH) di lingkungan merupakan produk samping dari hasil pembakaran seyawa organik seperti batubara dan briket batubara, sifat PAH yang berpotensi menyebabkan kanker (carcinogenic), mutasi (mutagenic) dan beracun menjadi faktor penyebab diperhatikannya polutan ini. Polisiklik Aromatik Hidrokarbon (PAH) telah menjadi masalah besar pada lingkungan sehingga san…
Keruntuhan atap batuan (roff Failure) pada tambang bawah tanah merupakan salah satu penyebab utama terjadinya kecelakaan pada tambang bawah tanah. Berdasarkan data dari Mine Safety and Health Administration (MHSA), 82% total kecelakaan pada tambang bawah tanah terjadi pada tambang batubara dan penyebab terbesar terjadinya kecelakaan adalah diakibatkan oleh keruntuhan pada atap batuan seda…
Kebutuhan energi listrik di Provinsi Kalimantan Timur sangat tinggi dan tidak sebanding dengan pasokannya; di sisi lain provinsi ini memiliki potensi bahan baku energi yang cukup besar. Pertumbuhan permintaan rata-rata 12% per tahun sedangkan pertumbuhan pasokan rata-rata 8% per tahun sementara itu produksi batubara sebagai salah satu sumber energi di Provinsi Kalimantan Timur sebesar 55.…