Briket batubara dibuat dengan menggunakan teknologi pembriketan yaitu dengan cara dicetak pada tekanan tertentu sedemikian rupa, sehingga tidak mudah hancur. Kelebihan briket batubara dibandingkan dengan batubara bongkah adalah dari kinerja pembakarannya, dan briket batubara dibuat melalui proses penggerusan partikel-partikel kecil dengan ukuran antara – 16 mesh sampai 35 mesh, membuat …
Polisiklik aromatik Hidrokarbon (PAH) di lingkungan merupakan produk samping dari hasil pembakaran seyawa organik seperti batubara dan briket batubara, sifat PAH yang berpotensi menyebabkan kanker (carcinogenic), mutasi (mutagenic) dan beracun menjadi faktor penyebab diperhatikannya polutan ini. Polisiklik Aromatik Hidrokarbon (PAH) telah menjadi masalah besar pada lingkungan sehingga san…
Briket batubara adalah salah satu energi alternatif yang paling awal disosialisasikan ke masyarakat dibandingkan dengan energi alternatif lainnya. Dari sisi teknologi dan bahan baku dianggap sudah sangat siap untuk dapat mensubtitusi minyak tanah. Namun kenyataannya masih dihadapkan pada berbagai kendala, selain harga yang tidak dapat berkompetisi dengan minyak tanah (masih subsidi) juga m…