Di beberapa lokasi dalam lubang bukaan bawah tanah tambang batubara terdapat beberapa kondisi ketidakstabilan, dan berdasarkan pengamatan di lapangan dan data hasil pengukuran piezometer terdapat juga permasalahan air akibat tekanan air yang cukup tinggi, dimana tekanan air membesar dengan semakin jauhnya posisi dari high wall, serta adanya zona rekahan (fracture zone) juga mengakibatkan …
Peraturan pemerintah No 23 Tahun 2010 dan PP 24 Tahun 2012 yang intinya mengatur Wilayah Ijin Usaha Pertambangan (WIUP), belum mencantumkan pengaturan wilayah subsidence terkait dengan penyelenggaraan tambang batubara bawah tanah dengan metoda ambrukan. Selain itu juga peraturan Menteri Kehutanan no 18.P/Menhut_II/2011 tentang pengaturan wilayah hutan yang menegaskan batasan penggunaan ka…
Kajian geoteknik pada pembukaan dan perencanaan penambangan batubara dengan metoda tambang bawah tanah merupakan salah satu hal yang penting dalam merekomendasikan dan membuat rancangan (desain) lubang bukaan tambang. Penambangan batubara sistem tambang terbuka yang telah dan sedang beroperasi saat ini di Desa Pualam Sari, Sarang Burung dan sekitarnya, Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin, …
Penambangan batubara dengan metoda tambang terbuka (open pit) banyak digunakan pada seam-seam batubara yang relatif berada dekat dengan permukaan (surface). Salah satu kendala yang dihadapi pada tambang terbuka ini adalah bila seam batubara berada pada formasi batuan yang merupakan endapan rawa. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan pada daerah endapan rawa adalah karakteristik daerah ter…
Di beberapa lokasi dalam lubang bukaan bawah tanah tambang batubara terdapat beberapa kondisi ketidakstabilan, dan berdasarkan pengamatan di lapangan dan data hasil pengukuran piezometer terdapat juga permasalahan air akibat tekanan air yang cukup tinggi, dimana tekanan air membesar dengan semakin jauhnya posisi dari high wall, serta adanya zona rekahan (fracture zone) juga mengakibatkan …
Penambangan batubara dengan metoda tambang dalam di Indonesia belum begitu banyak dilakukan mengingat modal yang harus dikeluarkan sangat besar bila dibandingkan dengan metoda tambang terbuka. Namun bila dilihat dari kacamata lingkungan, dampak yang ditimbulkan ternyata jauh lebih sedikit. Disebabkan oleh letak lapisan batubara tersebut yang sudah semakin dalam dari permukaan bumi, sehing…
Overburden atau batuan penutup adalah batuan yang merupakan hasil samping pada proses penambangan bahan galian. Batuan ini pada umumnya tidak bernilai ekonomisnya kecil, yang membungkus atau mengeliling sebuah cadangan mineral atau batubara. Batuan penutup di pertambangan batubara terdiri atas sejumlah jenis batuan sedimen berbeda, antara lain batu gamping, batu lempung, dan batu pasir. Pa…
Penambangan batubara dengan metoda tambang terbuka (open pit) banyak digunakan pada seam-seam batubara yang relatif berada dekat dengan permukaan (surface). Salah satu kendala yang dihadapi pada tambang terbuka ini adalah bila seam batubara berada pada formasi batuan yang merupakan endapan rawa. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan pada daerah endapan rawa adalah karakteristik daerah ter…
Intruksi Presiden Nomer 2 Tahun 2006 tentang Penyediaan dan Pemanfaatan Batubara yang Dicairkan sebagai Bahan Bakar Lain telah mengamanatkan kepada Departemen terkait, termasuk Departemen Energi dan Sumber Daya mineral, untuk merealisasikan pembangunan pabrik pencairan batubara di tanah air, serta memanfaatkan produk (berupa BBM) dari hasil pencairan batubara tersebut. Dalam upaya memperc…