Dalam rangka mengurangi ketergantungan kokas impor perlu diupayakan pembuatan kokas yang berasal dari batubara Indonesia. Realisasi upaya tersebut dalam skala kecil adalah meningkatkan unjuk kerja peralatan pilot plant kokas di Palimanan yang telah terbukti menghasilkan kokas yang dapat digunakan pada pengecoran logam di Ceper dengan hasil kegiatan diharapkan dapat segera diaplikasikan da…
Kegiatan pembuatan prototipe kokas pengecoran merupakan salah satu kegiatan dari kelompok Program Teknologi Pengolahan dan Pemanfaatan Batubara yang dibiayai dari DIPA 2008, dengan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melaksanakan operasi pilot plant kokas secara kontinu sehingga minimal dapat digunakan sebagai percontohan pembuatan kokas untuk sentra industri metal (pengecoran atau pemb…
Minyak pelumas merupakan bahan yang sangat penting bagi peralatan-peralatan menis mulai dari mesin besar dalam dunia industri sampai pada mesin kendaraan bermotor yang sering kita gunakan sehari-hari. Tanpa adanya minyak pelumas tentunya mesin akan mengalami hambatan dalam operasinya. Peranan minyak pelumas ini semakin bertambah dengan makin pesatnya kemajuan teknologi sehingga menuntut k…
Slurry CWF yang berbentuk bahan bakar cair mirip seperti minyak bakar, dapat digunakan sebagai bahan bakar pengganti bahan bakar cair (MFO). Penggunaan slurry CWF sebagai pengganti MFO yang digunakan pada boiler adalah dengan cara slurry CWF disalurkan menuju spray burner yang dibantu dengan tekanan udara dari composessor untuk menjadikan slurry CWF mengkabut. Pengkabutan dari slurry ini …
Untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil (batubara maupun minyak/gas bumi = migas) yang merupakan sumber energi konvensional yang tidak terbaharukan (unrenewable/ expendable energy sources) dengan harga tinggi yang cenderung menaik di pasar global maka industri perlu melaksanakan kebijakan industrial ecology yang sesuai dengan prinsip pembangunan berkelanjutan melalui penggu…
Akhir-akhir ini kegiatan penambangan mengalami proses kearah tambang bawah tanah akibat semakin sulitnya penambangan di permukaan serta berkembangnya pemusatan dan mekanisasi permuka kerja secara drastis. Permasalahan Utama dalam pengawasan pergerakan batuan pada tambang bawah tanah antara lain sulitnya mengetahui lebih awal terjadinya pergerakan, adanya faktor seperti getaran peledakan, …
Dalam beberapa tahun terakhir ini banyak tambang-tambang batubara dengan metode penambangan terbuka sudah mencapai batas ekonomi penambangan dengan metode tersebut sehingga ada dua pilihan yaitu ditutup atau dilanjutkan dengan metode tambang bawah tanah. Operasi penambangan batubara bawah tanah pada lapisan miring perlu didukung oleh perencanaan penambangan yang baik, mulai dari tahap eks…
Pengembangan ini di lakukan dalam rangka membuat sistem monitoring secara terpadu kondisi tambang batubara bawah tanah dan menyediakan informasi secara real time yang dapat di baca di pusat monitoring dalam satu jaringan. Peralatan monitoring yang dirangkai merupakan pengembangan dari peralatan monitoring yang pernah dikembangkan Puslitabang tekMira sejak tahun 2007 antara lain alat monit…
Abu Batubara yang merupakan limbah dari proses pembangkit tenaga listrik tersebut dapat berupa abu terbang, abu dasar, dan lumpur flue gas desulfurization. Abu tersebut selanjutnya dipindahkan ke lokasi penimbunan abu dan terakumulasi di lokasi tersebut dalam jumlah yang sangat banyak sehingga dapat menimbulkan dampak lingkungan. PLTU berbahan bakar batubara menghasilkan limbah padat dalam…