Text
Analisis Perkembangan Pengusahaan Mineral dan Batubara
Kajian analisis perkembangan pengusahaan mineral dan batubara
disusun oleh tim dari kelompok program kajian kebijakan
pertambangan mineral dan batubara, Puslitbang Teknologi Mineral
dan Batubara. Isi kajian berupa analisis secara menyeluruh baik
potensi dan cadangan mineral dan batubara, tigkat pemasokan,
permintaan, kebijakan, dan perekonomian, serta analisis dilakukan
terhadap mineral dan batubara : bentonit, bijih besi, emas, nikel, perak,
timah, tembaga, dan batubara. Data analisis bersumber dari data
primer maupun sekunder, dan data sekunder berasal dari Badan Pusat
Statistik, Dinas Pertambangan, Depertemen Perindustrian dan
Perdagangan, Pusat Sumber Daya Geologi, Pusat Data dan Informasi
ESDM, Direktorat Pembinaan dan pengusahaan Mineral dan Batubara
(DPPMB), Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, Badan Koordinasi
Penanaman Modal. Di samping itu dilakukan penelusuran dari
berbagai tulisan yang terkait dengan kajian antara lain dari Bank
Indonesia, Frasser Institute, Price Waterhouse Cooper, dan
International Monetary Fund. Data primer yang digunakan merupakan
verifikasi langsung ke lapangan oleh Tim Kajian berupa kegiatan
pengumpulan data mineral dan batubara yang dilakukan di beberapa
daerah di Indonesia, yaitu Provinsi Sumetera Selatan, Provinsi Bangka
Belitung, Provinsi Jawa Barat (Kabupaten Bogor dan Kabupaten
Cirebon), Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Daerah Istimewa
Yogyakarta (DIY), Provinsi Jawa Timur, serta DKI Jakarta. Verifikasi
dilakukan dengan mendatangi responden baik produsen maupun
konsumen mineral dan batubara, hal ini masih diperkuat dengan cara
koresponden melalui jasa pelayanan kirim. Seluruh data yang terdapat
pada kajian analisis pengusahaan mineral dan batubara kemungkinan
ada perbedaan dalam besaran maupun volumenya dibanding dengan
data sumber yang berbeda, hal ini disebabkan cara pengumpulan,
pengolahan data serta sumber informasi yang berbeda, dan dengan
pertimbangan tersebut, kajian analisis perkembangan pengusahaan
mineral dan batubara dapat menjadi salah satu pertimbangan untuk
jadi acuan seluruh pemangku kepentingan secara optimal. Maksud
dari kegiatan ini adalah untuk menganalisis perkembangan
pengusahaan mineral dan batubara serta prospeknya di masa
mendatang dengan berbagai aspek yang mempengaruhinya seperti
(aspek ekonomi, Potensi dan cadangan, produksi, Konsumsi, ekspor-
impor, serta prospek pasar, dan berbagai kebijakan yang terkait), dan
tujuannya menyediakan informasi data analisis maupun data digital
secara komprehensif untuk seluruh pemangku kepentingan seperti
(pemerintah, investor, seluruh personal yang terkait dengan sektor
mineral dan batubara), serta sasaran kegiatan ini adalah agar
tersedianya data analisis perkembangan pengusahaan mineral dan
batubara sampai tahun 2010.
Tidak tersedia versi lain