Perpustakaan Geominerba

PPSDM Geominerba

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Bimbingan Teknis dan Monitoring Briket Batubara

Kunrat, Toton S. (dkk) - Nama Orang;

Briket batubara dibuat dengan menggunakan teknologi pembriketan
yaitu dengan cara dicetak pada tekanan tertentu sedemikian rupa,
sehingga tidak mudah hancur. Kelebihan briket batubara
dibandingkan dengan batubara bongkah adalah dari kinerja
pembakarannya, dan briket batubara dibuat melalui proses
penggerusan partikel-partikel kecil dengan ukuran antara – 16 mesh
sampai 35 mesh, membuat luas permukaan batubara akan semakin
besar sehingga mempermudah pembakaran. Pemanfaatan batubara
dalam bentuk briket batubara untuk keperluan rumah tangga di
Indonesia telah diperkenalkan ke masyarakat sejak tahun 1993 namun
perkembangannya sampai saat ini dapat dikatakan tidak signifikan,
baik dari sisi produksi maupun konsumsi (pemanfaatannya). Pada
tahun 2007 dan 2008 telah dicoba dimasyarakatkan kembali
pemanfaatan briket batubara dengan mengaplikasikan tungku
terintegrasi yang dikembangkan oleh Puslitbang tekMIRA di beberapa
pondok pesantren dan industri kecil atau UKM sebagai percontohan.
Pengallihan segmen pasar UKM dan pesantren telah menimbulkan
kembali minat terhadap penggunaan briket batubara dengan adanya
permintaan bantuan teknis pembuatan tungku di beberapa pesantren
maupun industri kecil lainnya di sekitar daerah percontohan namun
dari hasil monitoring karena kontinuitas tata niaga briket batubara
yang sampai saat ini masih belum lancar menyebabkan banyak
pengguna briket beralih ke bahan bakar lainnya seperti kayu bakar,
gas LPG atau kembali ke minyak tanah. Adanya kebijakan pemerintah
berupa subsitusi penggunaan minyak tanah dengan gas LPG akan
menjadi competitor yang cukup signifikan bagi perkembangan
pemanfaatan briket batubara sebagai bahan bakar alternatif. Hasil uji
coba proses penguapan air dengan menggunakan briket batubara dan
gas LPG ternyata penggunaan briket batubara lebih mahal biayanya
dibanding gas LPG untuk yang 3 kg, tetapi lebih murah (23,80%)
dibanding dengan LPG yang 12 kg. Oleh karena itu guna meningkatkan
peran briket batubara sebagai bahan bakar maka penggunaannya
lebih diarahkan untuk keperluan industri atau usaha kecil menengah
(IKM/UKM) yang tepat. Disamping dukungan kebijakan tentang
larangan penggunaan gas LPG bersubsidi untuk industri dan adanya
kebijakan pemerintah yang lebih kondusif bagi para pengusaha atau
produsen seperti intensif berupa pengurangan pajak penjualan, harga
bahan baku yang lebih murah, pinjaman lunak, juga tersedianya
informasi produsen dan konsumen. Tujuan dari kegiatan bimbingan
teknis dan monitoring pemanfaatan briket batubara adalah
mengetahui sampai sejauh mana para produsen dalam
memperhatikan kualitas produk briket yang di produksi serta kendala
yang mempengaruhinya, mengetahui sikap dan kesinambungan
konsumen dalam hal ini masyarakat industri kecil atau UKM dan
lembaga-lembaga sosial dalam menggunakan briket batubara sebagai
bahan bakar, dan mengetahui sampai sejauh mana keekonomian
briket batubara dan prospeknya dengan adanya subsidi minyak tanah
oleh gas LPG, dan adapun sasarannya adalah diperolehnya data
kondisi kesinambungan pemanfaatan briket batubara terutama di
sekitar 7-8 lokasi tungku percontohan (industri kecil atau UKM dan
pondok-pondok pesantren) dan produsennya, serta usulan Rancangan
Standar Nasional Indonesia (RSNI) tungku dan dapur briket batubara.


Ketersediaan
#
Laporan Litbang (BR02) 662.814:005.8
20100044b
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
662.814:005.8 KUN b
Penerbit
Bandung : Puslitbang Teknologi Mineral dan Batubara., 2009
Deskripsi Fisik
vii, 60 hlm. : bib. ; ilus. ; lamp. ; tab. ; 24 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
662.814:005.8
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
briket batubara
Tungku
Monotoring
Pemanfaatan Briket
digital litbang
Info Detail Spesifik
Digitalisasi
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Geominerba
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Sebagai Sistem Manajemen Perpustakaan yang lengkap, SLiMS (Senayan Library Management System) memiliki banyak fitur yang akan membantu perpustakaan dan pustakawan dalam melakukan pekerjaannya dengan mudah dan cepat. Follow link ini untuk melihat fitur dari SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?