Text
Identifikasi Polisiklik Aromatik Hidrokarbon (PAH) dari Emisi Pembakaran Batubara dan Briket Batubara
Polisiklik aromatik Hidrokarbon (PAH) di lingkungan merupakan
produk samping dari hasil pembakaran seyawa organik seperti
batubara dan briket batubara, sifat PAH yang berpotensi
menyebabkan kanker (carcinogenic), mutasi (mutagenic) dan beracun
menjadi faktor penyebab diperhatikannya polutan ini. Polisiklik
Aromatik Hidrokarbon (PAH) telah menjadi masalah besar pada
lingkungan sehingga sangat diperhatikan meskipun jumlah PAH yang
di emisikan ke lingkungan relatif sedikit dibandingkan dengan polutan
anorganik yang lain seperti SO2, NO2, dan CO2. PAH merupakan
kelompok senyawa yang memiliki berat molekul besar, berbentuk
datar dan memiliki struktur dengan banyak cincin aromatik, hingga
saat ini terdapat lebih dari 100 jenis PAH yang telah diidentifikasi. US
EPA (1998) telah mengidentifikasi dan memprioritaskan 16 jenis
senyawa PAH karena yang banyak ditemukan di lingkungan, lima
senyawa diantaranya dikategorikan sebagai senyawa yang dapat
menyebabkan karakter terhadap hewan dan manusia. Pada percobaan
ini digunakan 4 jenis contoh briket batubara seperti (titan, BL, BKG,
dan BPG) dan 2 contoh batubara seperti (TAL dan BL), percobaan
pembakaran batubara dan briket batubara dilakukan di laboratorium
dengan menggunakan sistem pembakaran tertutup. Setiap ± 10 gram
batubara dan briket batubara ditimbang dalam ceramic boat, suhu
ruang pembakaran diatur pada set point (± 20°C) dengan pemanas
listrik, dengan variasi suhu 400, 500, dan 600°C selama 2 jam. Udara
tekan ditambahkan dengan laju alir 0,503 L/menit. Gas yang
dihasilkan diserap dengan adsorben XAD-2 yang dirangkaikan dengan
impinger 1 berisi metilen klorida, impinger 2 tidak diisi apa-apa
(sebagai pengaman), dan impinger 3 berisi silika gel. Setelah proses
pembakaran selesai XAD-2 dibungkus dengan aluminium foil dan di
simpan pada suhu 15°C sebelum dilakukan ekstraksi, hasil ekstraksi
dianalisis dengan GC-MS. Jenis PAH yang dihasilkan dari emisi
pembakaran briket batubara adalah senyawa PAH dengan 2 sampai 4
cincin, yaitu naphthalene, anthracene, fluorine, benzanthracene dan
chrysene. Jenis PAH dengan 3 sampai 6 cincin yaitu acenaphtylene,
benzanthracene, chrycene, pyrene, benzo(a) fluoranthene, benzo (k)
fluoranthene.
Tidak tersedia versi lain