Perpustakaan Geominerba

PPSDM Geominerba

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Pembuatan Alumina Metallurgical Grade dari Larutan Sodium Aluminat Melalui Proses Pemurnian

Amalia, Dessy (dkk.) - Nama Orang;

Indonesia memiliki banyak potensi sumber daya mineral yang salah
satunya bauksit, bauksit adalah sumber bahan baku dalam pembuatan
aluminium yang melalui proses antara menjadi alumina. Selama ini
bauksit di Indonesia hanya dijual langsung sebagai bahan wantah ke
negara penghasil alumina seperti Jepang sedangkan alumina yang
dihasilkan diimpor kembali ke Indonesia sebagai bahan baku untuk
memperoleh aluminium pada pabrik peleburan yang telah eksis sejak
tahun 34 tahun yang lalu di daerah Sumatera Utara sehingga
ditemukan satu penghubung yang krusial belum ada di Indonesia yaitu
pengusahaan bauksit menjadi alumina. Kebutuhan alumina
metallurgical grade dipenuhi melalui impor sedangkan bahan baku
pembuatan alumina yaitu bauksit banyak terdapat di Kalimantan
Barat, Indonesia dan belum terolaah dengan baik. Berlakunya UU no 4
tahun 2009 menuntut adanya pengolahan dan pemurnian mineral di
dalam negeri sehingga teknologi proses pembuatan alumina
metallurgical grade sangat penting untuk dikuasai. Pada umumnya
pembuatan alumina metallurgical grade terdiri dari 4 (empat) tahapan
yaitu digestion, klarifikasi, prespitasi dan kalsinasi. Digestion bertujuan
untuk mengekstrak Al dari bauksit yang dikenal dengan proses Bayer
yang dilanjutkan dengan klarifiasi atauPenyaringan larutan sodium
aluminat yang dihasilkan dipisahkan dengan bauksit residu yang
dikenal dengan red mud. Kemudian sodium aluminat yang diperoleh di
presipitasi untuk memperoleh alumina hidrat yang terdekomposisi
menjadi alumina melalui proses kalsinasi. Percobaan pertama
dilakukan terhadap bauksit dengan kadar Al2O3 50,9%; SiO2 total
1,17%; Fe2O3 15,21% menggunakan NaOH konsentrasi 129 gr/L yang
larutan sodium aluminatnya dipresipitasi menggunakan asam sulfat
kemudian dikalsinasi dengan variasi suhu 1000; 1100; 1200 C. Proses
tersebut menghasilkan alumina dengan komposisi Al2O3 96,8%, SiO2
0,10%, Fe2O3 0,052%, Na2O 1,05% dan CaO 0,23%. Sedangkan alumina
metallurgical grade yang diinginkan memiliki spesifikasi Al2O3 > 99%,
SiO2 < 0,03%, Fe2O3 < 0,03%, Na2O < 0,65% dan CaO < 0,6%. Sehingga
masih perlu perbaikan kondisi proses dengan melakukan
pengurangan kadar SiO2 dan variasi kondisi proses Bayer. Percobaan
kedua dilakukan untuk mengurangi kadar SiO2 dalam larutan sodium
aluminat dari bauksit dengan spesifikasi sebagai berikut Al2O3 55,4%,
SiO2 reakstif 2,51%, dan Fe2O3 7,11%. Pengurangan kadar SiO2
dilakukan dengan menambah variasi bahan pengikat seperti karbon
aktif granular, CaCl2, Ca (OH)2 dan CaO. Hasilnya pengurangan SiO2
efektif setelah 3 jam penambahan Ca(OH)2. Selain SiO2 masalah
kandungan Na2O dalam produk alumina juga perlu diperhatikan
sehingga dilakukan percobaan ketiga pada proses Bayer dengan
variasi konsentrasi NaOH (129 gr/L dan 102 g/L), variasi jumlah mol
NaOH (sesuai stokiometri; berlebih 10% dan 20%), variasi waktu (2;3
jam) dan perbandingan dengan bahan desilikasi (whitton) atau tidak.
Penambahan bahan desilikasi memberikan hasil ekstraksi terhadap Al
lebih baik dikarenakan mengikat silica reaktif sehingga NaOH dapat
efektif bereaksi dengan Al.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
669.712-04
Penerbit
Bandung : Puslitbang Teknologi Mineral dan Batubara., 2011
Deskripsi Fisik
v, 31 hlm. : bib. ; ilus. ; lamp. ; tab. ; 24 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Bauksit
Pemurnian
Produksi Alumina
Metallurgical Grade
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Geominerba
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Sebagai Sistem Manajemen Perpustakaan yang lengkap, SLiMS (Senayan Library Management System) memiliki banyak fitur yang akan membantu perpustakaan dan pustakawan dalam melakukan pekerjaannya dengan mudah dan cepat. Follow link ini untuk melihat fitur dari SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?