Text
Pengembangan Alat Rainfall Simulator Test untuk Memprediksikan Besaran Tingkat Erosi Tanah dan Koefisien Air Limpasan pada Lahan Miring di Daerah Pertambangan Batubara
Rainfall simulator test, merupakan alat uji yang dirancang untuk
menghasilkan hujan dengan karakteristik yang dikehendaki seperti
260
ukuran butir, kecepatan jatuh, intensitas dan lama hujan. Berdasarkan
hasil studi, evaluasi dan analisis terhadap RST alat tersebut dapat
dikembangkan untuk memprediksi besarnya tingkat erosi dan
besarnya koefisien air limpasan (run off) yang terjadi pada lahan
miring. Besaran tingkat erosi tanah yang berlangsung terus menerus
dan berlebihan akan mengakibatkan terkikisnya lapisan tanah (top
soil) yang mengandung unsur hara sehingga tanah tersebut mengalami
degradasi secara kuantitatif dan kualitatif. Kondisi tanah menjadi kritis
serta mudah longsor (sliding), sedangkan koefisien air limpasan
(coeficient run off) merupakan suatu besaran untuk perlu upaya
terhadap pengendalian besaran tingkat erosi yang terjadi, untuk
mempermudah dalam pengelolaan konservasi tanah dan air serta
pengendalian erosi tanah maka dikembangkan suatu alat yang dapat
memprediksi besaran tingkat erosi secara aktual (real time), cepat dan
akurat. Besaran tingkat erosi tanah dan koefisien run off pada lahan
miring ini dapat terpantau secara simultan dengan periode waktu
yang dapat ditentukan serta dapat meningkatkan akurasi pengukuran.
Aspek pengambilan data dengan menggunakan sensor debit dan
sensor berat, pengiriman data dapat dilakukan dengan sistem kabeling
maupun sistem telemetri by frekuensi. Tujuan dari kegiatan ini adalah
untuk mempermudah dan mengoptimalkan dalam pengelolaan,
konservasi, tanah dan air serta pengendalian erosi tanah maka
dikembangkan suatu alat yang dapat secara actual (real time), cepat
dan akurat, dapat memprediksi besaran tingkat erosi dan besaran
koefisien air limpasan yang terjadi di suatu lahan miring pada daerah
pertambangan batubara sehingga cepat untuk mengambil langkah-
langkah pencegahan dan penanggulangan yang harus dilakukan
dengan teknologi kombinasi antara sistem kabeling dan telemetri by
frekuensi, serta agar terpakainya data-data monitoring besaran tingkat
erosi dan koefisien air limpasan (coefifsien run off) dalam membantu
pemerintah dan pengusaha pertambangan dalam penyusunan
kebijakan dalam pengelolaan, konservasi tanah dan air serta
pengendalian erosi tanah sesuai dengan aspek lingkungan dan dapat
memperkecil dampak negatif.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain