Text
Laporan Tahunan Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara 2013
Sesuai dengan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
Nomor 18 tahun 2010 tanggal 22 November 2010 tentang organisasi
dan tata kerja kementerian energi dan sumber daya mineral, pusat
penelitian dan pengembangan teknologi mineral dan batubara
mempunyai tugas : melaksanakan penelitian, pengembangan,
perekayasaan teknologi, pengkajian dan survey serta pelayanan jasa di
bidang mineral dan batubara. Puslitbang tekMIRA adalah Unit
pelaksana tugas Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan
Sumber Daya Mineral dalam bidang litbang teknologi eksploitasi
tambang dan pengelolaan sumber daya, litbang teknologi pengolahan
dan pemanfaatan mineral, litbang teknologi pengolahan dan
pemanfaatan batubara, dan pelayanan jasa teknologi di bidang mineral
dan batubara. Dalam melaksanakan tugas Pusat Penelitian dan
Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara, menyelenggarakan
fungsi :
Penyiapan penyusunan kebijakan teknis, rencana dan program
penelitian, pengembangan dan perekayasaan teknologi, pengkajian,
dan survey di bidang mineral dan batubara;
Pelaksanaan dan pelayanan jasa penelitian, pengembangan,
perekayasaan teknologi, pengkajian dan survei, serta pengelolaan
pengetahuan dan inovasi di bidang mineral dan batubara;
Pemantauan, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan penelitian,
pengembangan, dan perekayasaan teknologi, pengkajian dan survei
di bidang mineral dan batubara; dan
Pelaksanaan administrasi Pusat Penelitian dan Pengembangan
Teknologi Mineral dan Batubara.
Dalam upaya menghadapi berbagai macam bentuk perubahan
dibutuhkan komitmen yang kuat, baik dari pimpinan maupun seluruh
pegawai Puslitbang tekMIRA, dan komitmen tersebut adalah
kesungguhan untuk berubah menuju kondisi baru sesuai dengan
tuntutan perubahan-perubahan, baik yang berasal dari lingkungan
nasional, regional, dan global maka dalam melaksanakan visi dan
misinya Puslitbang tekMIRA hingga Desember 2013 didukung oleh
tenaga kerja sebanyak 281 orang, terdiri dari tenaga fungsional
sebanyak 178 orang dan tenaga struktual sebanyak 103 orang. Dari
komposisi ini terlihat jelas bahwa jumlah tenaga fungsional lebih
mendominasi yaitu 63,3% terhadap jumlah tenaga sruktual yaitu
36,7% sehingga diharapkan akan menjadi modal utama untuk
membangun kelitbangan. Kegiatan penelitian tahun 2013 meliputi :
validasi alat upgrading crude bauxite (CBX) menggunakan rotary drum
scrubber (RDS) kapasitas 1600 kg/jam memanfaatkan tailing untuk
pembuatan koagulan (PAC dan tawas), peningkatan bauksit kadar
rendah dengan flotasi serta kajian keekonomian upgrading bauksit
dengan RDS, dan hasil uji validasi menunjukkan bahwa RDS
menunjukkan kinerja yang sangat baik, serta alat beroperasi dengan
lancar selama putarannya dipertahankan pada angka 9 rpm atau lebih.
Dalam tahun anggaran 2013 telah diselesaikan 24 kegiatan litbang
yang dilakukan oleh 3 Kelompok Pelaksana Litbang (KPL), sebagian
besar kegiatan untuk mendukung tercapainya ketahanan energi,
peningkatan nilai tambah mineral, antara lain : uji coba gasifikasi
batubara untuk PLTD dual fuel, kajian aplikasi teknologi energi bersih
(UCG), peningkatan kadar dan pemprosesan bauksit, reduksi bijih besi
dan nikel dengan rotary kiln, dan kajian-kajian lain. Sedangkan untuk
kegiatan penunjang kelitbangan terdiri atas 36 jenis kegiatan yang
terbesar pada 3 Bidang dan 1 Bagian, kegiatan ini diharapkan akan
terus meningkat dari segi kualitas dan kuantitas serta bermanfaat bagi
masyarakat pada umumnya.
Tidak tersedia versi lain