Text
Penelitian Pengolahan Emas dengan Sianidasi dan Cil Adsorption Skala Pilot Plant
Pengambilan contoh bijih emas dilakukan di PT. Golden Pricindo
Ciemas sebanyak 117 karung atau kurang lebih 4,5 ton. Karakterisasi
bijih emas yang diperlukan hanya analisis kadar emas dan dengan cara
fire assay; dari tiga contoh yang diambil kadar rata-rata emas adalah
8,15 g/t dan perak 16,70 g/t. Uji coba sianidasi tahap pendahuluan
secara batch dilakukan karena peralatan untuk keperluan proses
kontinu belum lengkap. Dari empat periode uji coba sianidasi
pendahuluan dengan variabel waktu berubah dihasilkan persen
ekstraksi tertinggi untuk emas 82,1%, dan perak 45,2%. Hasil persen
ekstraksi tersebut didapat dari kondisi cyanide strength 0,10%, waktu
kontak 30 jam, ukuran feed -200 mesh dan persen padatan 25%. Hasil
ini akan dijadikan pegangan untuk kegiatan uji proses kontinu.
Maksud kegiatan ini yaitu melakukan kegiatan pemasangan peralatan
tambahan, pembuatan peralatan penunjang berikut sarana lainnya,
melaksanakan pengadaan bahan baku bijih emas dan karakterisasi
serta melaksanakan uji sianidasi tahap pendahuluan secara batch.
Tujuannya yaitu mendapatkan percontohan proses pengolahan emas
dengan metode sianidasi dan CIL adsorption. Setting individu
peralatan dan uji coba tiap individu peralatan menunjukan peralatan
172
terpasang sudah dapat dipakai untuk operasional uji proses sianidasi.
Peralatan yang diset sesuai aliran material sudah dicoba dioperasikan
dan berjalan sesuai dengan kondisi yang direncanakan sehingga sudah
siap untuk operasional uji proses sianidasi dan CIL adsorption secara
kontinu. Uji coba pendahuluan secara bacth diperoleh % ekstraksi
tertinggi yaitu untuk Au (emas) : 82,17% dan Ag (perak) : 45,28%.
Persen ekstraksi tersebut didapat pada kondisi : cyanide strength =
0,10%, waktu kontak = 15, 20, 25 dan 30 jam (variasi), ukuran butiran
umpan = -200mesh (92%), persen padatan = 25%, pH = 10,5,
temperatur = suhu kamar.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain