Text
Prospek Pengembangan Usaha Peningkatan Nilai Tambah Zirkon
Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang memiliki
sumber daya pasir zirkon yang cukup potensial, komoditas ini banyak
di ekspor ke berbagai negara dalam bentuk bahan mentah. Padahal
apabila komoditas ini bisa ditingkatkan melaui proses pengolahan dan
pemurnian akan menjadi suatu produk yang banyak digunakan oleh
beberapa industri sebagai bahan baku penting dalam kegiatan
produksinya. Sebagian besar industri pengguna produk ini banyak
membeli dari luar negeri. Padahal dengan hanya melalui tahapan
proses pengolahan, komoditas ini akan dapat digunakan oleh industri
pengguna zirkon dan produknya akan memberikan nilai tambah yang
berlipat dibandigkan hanya menjual dalam bentuk bahan mentah.
Prospek pengembangan usaha peningkatan nilai tambah zirkon
merupakan salah satu kegiatan penelitian pada tahun 2013 yang
dilakukan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Energi dan
Sumber Daya Mineral. Jumlah sumber daya hipotik pasir zirkon di
Provinsi Bangka Belitung diperkirakan sekitar 445.848 ton,
Kalimantan Barat sekitar 167.141.100 ton dan Kalimantan Tengah
sekitar 2.615.509 ton. Pasir zirkon banyak dimanfaatkan oleh industri
keramik, bata tahan api, pasir cetak pada industri pengecoran logam,
abrasive, kimia zirconium dan logam paduan. Kegiatan penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui peran pasir Zirkon di sektor hilir yaitu
dengan menelusuri spesifikasi yang sesuai dengan kebutuhan industri,
penguasaan teknologi pengolahan pasir zirkon saat ini di dalam negeri,
potensi atau permintaan pasar dan perumusan solusi arah kebijakan
strategis pengolahan pasir zirkon dalam rangka peningkatan nilai
tambah. Hasil penelitian tentang peran pasir zirkon ini diharapkan
dapat dijadikan sebagai bahan pengambilan kebijakan pemerintah
dalam memanfaatkan pasir zirkon menjadi suatu produk yang bernilai
tambah tinggi melalui pengolahan lanjut yang dapat memberikan
manfaat bagi investor, memberikan konstribusi terhadap penerimaan
daerah, membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan
masyarakat.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain