Text
Kajian Percepatan Penerapan Teknologi Upgrading Bauksit dan Pemanfaatan Red Mud di Indonesia
Upgrading bauksit dapat dilakukan dengan beberapa cara seperti
pemisahan secara magnetik, flotasi, gravitasi dan pengayakan
(Moorthy, 1983). Untuk menentukan cara yang paling cocok
tergantung kepada karakteristik bijih yang akan diolah. Kandungan
besi dalam bijih bauksit dipisahkan dengan pemisah magnetik
sedangkan pengotor berukuran lebih halus dari butir bijih bauksit
pemisahannya menggunakan ayakan. Pemisahan pengotor yang berat
jenisnya berbeda cukup jauh dengan berat jenis bijih bauksit,
digunakan metoda gaya berat. Bila berbagai cara tersebut tidak sesuai,
dapat diterapkan metoda proses flotasi yang merupakan salah satu
metode pemisahan mineral menggunakan bahan kimia (kolektor)
untuk mengubah sifat permukaan yang semula hidrofilik menjadi
hidrofobik sehingga dapat diapungkan bersama-sama gelembung
udara. Secara umum proses peningkatan kadar bauksit melipiti tahap
kominusi, scrubbing dan pengayakan. Kajian ini menyinggung masalah
yang berkaitan dengan kewajiban PNT bauksit menjadi alumina yang
direspon oleh PT.Antam dengan merencanakan membangun pabrik
pengolahannya di Tayan Kabupaten Sanggau dan Harita Grup di
Kabupaten Katapang (masing-masing berkapasitas 1,2 dan 1 juta ton
per tahun). Jika keduanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan PT
Inalum sebesar 550 ribu ton/tahun. Selisih tersebut bisa diekspor
dengan pesaing perusahaan internasional atau digunakan sendiri
dengan mendirikan pabrik peleburan alumina menjadi aluminium.
Proses upgrading bauksit adalah proses peningkatan kadar alumina
dari bauksit hasil tambang yang dilakukan di washing plant sehingga
kadar aluminanya meningkat sesuai persyaratan untuk diektraksi
dengan proses bayer. Limbah Proses bayer adalah red mud yang
menimbulkan dampak ke lingkungan, sehingga perlu diantisipasi serta
dimanfaatkan antara lain untuk bahan bangunan (bata) dan digunakan
sebagai pupuk pembenah tanah gambut. Kegiatan ini dilakukan
bertujuan untuk Membandingkan teknologi upgrading bauksit yang
ada di PT.Antam, PT Harita dan perusahaan pemegang IUP dengan
teknologi rotary drum scrubber (RDS) yang sudah dilakukan di pilot
plant Citatah untuk disempurnakan dan diperkenalkan ke perusahaan
tersebut, Mempelajari dampak yang disebabkan oleh tailing dan red
mud dari pengolahan bauksit dan mengkaji tentang pengelolaan dan
pemanfaatan limbah tersebut untuk mengurangi kerusakan
lingkungan yang ditimbulkan, Pembuatan konsep penerapan teknologi
upgrading bauksit yang selaras dengan kondisi bahan baku yang
tersedia.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain