Perpustakaan Geominerba

PPSDM Geominerba

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Pemantauan dan Analisis Problema Terkini Bidang Pertambangan Mineral dan Batubara (Current Issues)

Yunianto, Bambang, dkk. - Nama Orang;

Latar belakang dilakukan Pemantauan dan Analisis Problema Bidang
Pertambangan Mineral dan Batubara tahun 2008 adalah karena masih
ditemukan agenda problema pertambangan yang cukup kompleks dan
berlanjut di tahun berikutnya. Hasil kegiatan pemantauan selama 3
tahun (2005-2007) menunjukkan agenda problema pertambangan
terutama bersumber dari ketidakpastian hukum dan inkonsistensi
peraturan sebagai akibat belum disahkannya RUU Minerba, ego
sektoral sektor, perbedaan pemahaman terhadap peraturan di bidang
perpajakan dan iuran pertambangan, juklak dan juknis otda
pertambangan belum dibuat oleh ESDM dan kurangnya koordinasi

315
antara pusat dengan daerah. Tujuan kegiatan dapat diidentifikasi
setiap problema pertambangan yang terjadi tahun 2008 dan
dirumuskan problem solving untuk dijadikan masukan bagi pimpinan
dan bahan perbaikan kebijakan atau rumusan kebijakan yang belum
diatur, dan adapun sasaran kegiatan adalah selalu aktif berkoordinasi
dengan skateholders dan member masukan serta merumuskan
penyelesaian setiap permasalahan pertambangan kepada pembuat
keputusan (decision maker) agar problema pertambangan yang
mengganggu iklim usaha pertambangan dapat diminimalkan atau
berkurang. Problema pertambangan di media massa yang penting
selama bulan Januari-Oktober 2008 mencapai 563 berita, dimana isu
harga minerba dan energi menduduki urutan utama dengan 89 berita
(15,8%), kemudian disusul isu investasi minerba 77 berita (13,7%),
isu batubara dan energi 65 berita (11,4%). Isu pertambangan di media
massa tersebut tidak jauh berbeda dengan hasil survey lapangan yaitu
: isu zona maerah untuk pertambangan di Kabupaten Sukabumi-Jawa
Barat, isu lahan pengganti hutan dalam konsesi pertambangan di
Provinsi Kalimantan Tengah, isu tambang pasir besi dan industri
pengolahan baja di Kabupaten Kulon Progo-DIY, isu penambangan
pasir besi di sepanjang pantai di Kabupaten Cianjur-Jawa Barat, isu

pengelolaan potensi jasper untuk geopark di Kabupaten Tasikmalaya-
Jawa Barat, isu kerusakan kawasan karst Citatah Rajamandala dan
ancaman terhadap kelestarian situs “Gua Pawon” di Kabupaten
Bandung Barat-Jawa Barat, dan isu tambang emas rakyat illegal di
Kabupaten Bombana-Sulawesi Tenggara. Untuk memperkuat
pemahaman terhadap setiap problema pertambangan dilakukan

koordinasi dengan stakeholders di Jakarta. Hasil analisis terhadap isu-
isu penting yang terjadi tahun 2008 menunjukkan bahwa isu
ketidakpastian hukum dan inkonsistensi peraturan merupakan
problema utama pertambangan yang bersumber belum disahkannya
RUU Minerba, dan diterbitkannya juklak/juknis rancangan undang-
undang tersebut. Permasalahan yang menyertai antara lain ; tumpang
tindih antar sektor dan perbedaan pandangan diantara berbagai
tingkatan pemerintah dari pusat sampai daerah otda pertambangan
sehingga banyak perda bermasalah, perbedaan persepsi antara
pemerintah dan investor pertambangan terhadap pajak dan iuran
pertambangan, penolakan masyarakat/adat/ulayat terhadap kegiatan
pertambangan, PETI dan dampak lingkungan, dan lainnya.
Rekomondasi yang diperlukan adalah secepatnya mengesahkan RUU
Minerba yang diikuti dengan penerbitan juklak dan juknis
pertambangan (PP hingga Permen/Kepmen ESDM) yang dapat
menyelesaikan ketidakpastian hukum dalam investasi pertambangan,
tumpang tindih antar sektor dan ketidakjelasan peran di antara
tingkatan pemerintah dari Pusat hingga Daerah serta mengurangi
perda-perda bermasalah.


Ketersediaan
#
Laporan Litbang (MB02) 622:64.012.6
2009039
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
622:64.012.6 YUN p
Penerbit
Bandung : Puslitbang Teknologi Mineral dan Batubara., 2008
Deskripsi Fisik
vii, 150 hlm. : bib. ; ilus. ; tab. ; 24 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
622:64.012.6
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Mineral dan Batubara
Problema Pertambangan
Analisis Isu
Rekomendasi Isu
digital litbang
Info Detail Spesifik
Digitalisasi
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Geominerba
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Sebagai Sistem Manajemen Perpustakaan yang lengkap, SLiMS (Senayan Library Management System) memiliki banyak fitur yang akan membantu perpustakaan dan pustakawan dalam melakukan pekerjaannya dengan mudah dan cepat. Follow link ini untuk melihat fitur dari SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?