Text
Monitoring Pergerakan Batuan pada Bukaan Tambang Bawah Tanah Menggunakan Gelombang Ultrasonik
Akhir-akhir ini kegiatan penambangan mengalami proses kearah
tambang bawah tanah akibat semakin sulitnya penambangan di
permukaan serta berkembangnya pemusatan dan mekanisasi
permuka kerja secara drastis. Permasalahan Utama dalam
pengawasan pergerakan batuan pada tambang bawah tanah antara
lain sulitnya mengetahui lebih awal terjadinya pergerakan, adanya
faktor seperti getaran peledakan, pelapukan akibat rembasan air tanah
serta prediksi dari hasil analisis laboratorium yang seringkali tidak
akurat dibandingkan dengan pengukuran secara langsung. Pada
laporan ini telah dilakukan pengembangan teknologi monitoring
dengan metode gelombang ultrasonic, dan hasil ujicoba yang telah
dilakukan dengan membandingkan sistem potensio transducer
menunjukkan kecenderungan sama, Hasil analisis statistik
menunjukkan data yang diperoleh dari kedua metode ini
menunjukkan kecenderungan linier, Hal ini berarti data yang
diperoleh adalah valid dan layak untuk dijadikan sumber informasi
untuk analisis lebih lanjut. Dari ujicoba yang telah dilakukan pada
salah satu lokasi tambang bawah tanah dengan melakukan
pengamatan secara otomatis selama 14 hari, diketahui bahwa terjadi
kecenderungan pergerakan batuan yang sangat kecil pada lokasi
pengamatan. Alat 1 dengan menggunakan potensio transducer
memberikan nilai pergerakan rata-rata sebesar 0,00000208
mm/detik, alat 2 memberikan nilai sebesar 0,000001888 mm/detik.
Sedangkan kedua sensor yang menggunakan gelombang ultrasonic
menunjukkan kecenderungan yang sama yaitu sebesar 0.000001994
mm/detik. Sementara itu dari hasil analisis dengan menggunakan
permodelan elemen distinct tingkat pergerakan menunjukkan nilai
perpindahan pada dinding kiri terowongan adalah sebesar -0.3666
mm (ke bawah), perpindahan pada dinding kiri terowongan adalah
sebesar -3,870 mm (ke bawah), perpindahan pada dinding kiri
terowongan = -0,382 mm (ke bawah) dan perpindahan pada dinding
kiri terowongan = +2,670 mm (ke atas). Dari kajian tersebut dapat
disimpulkan bahwa alat yang telah dibuat ini layak untuk digunakan
sebagai salah satu perangkat monitoring pergerakan batuan. Maksud
dari kegiatan ini adalah melakukan perekayasaan sistem monitoring
terpusat untuk mendeteksi secara dini pergerakan batuan pada
dinding dan atap bukaan tambang bawah tanah serta melakukan
simulasi numerik terhadap data kualitas dan kuantitas kondisi
batuan/tanah yang dikaji sehingga diketahui secara dini beberapa
skenario keruntuhan serta langkah-langkah antisipasi dapat dilakukan
segera, dan adapun tujuannya yaitu untuk mengatasi persoalan
semakin seringnya terjadi musibah keruntuhan atap batuan pada
lokasi tambang bawah tanah yang akhir-akhir ini mulai memakan
korban jiwa tanpa dapat diantisipasi sebelumnya.
Tidak tersedia versi lain