Text
Persiapan Semi Komersial Pencairan Batubara
Ketergantungan Indonesia yang semakin besar terhadap minyak bumi
(impor) jelas sangat membahayakan ketahanan negara. Oleh karena
itu, dalam rangka menjamin keamanan pasokan energi di dalam negeri
dan untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan, maka
pemerintah telah mengeluarkan kebijakan di bidang energi
sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun
2006 tentang Kebijakan Energi Nasional(KEN). Pada KEN tersebut
komposisi pada bauran energi nasional mengalami pergeseran yang
cukup signifikan, yakni disatu sisi peran minyak bumi berkurang dari
54% pada tahun 2005 menjadi 20% pada tahun 2025. KEN juga
mengamanatkan bahwa 2% dari total kebutuhan energi nasional
berasal dari minyak hasil proses pencairan batubara. Program
pencairan batubara adalah program yang diamanatkan dalam
Peraturan Presiden No.5 tahun 2006 yang mengamanatkan
sumbangan BBM dari batubara yang di cairkan sebesar 2% dari total
kebutuhan energi nasional pada tahun 2025, pembangunan pabrik
pencairan batubara sudah mendesak untuk segera dilaksanakan.
Langkah-langkah persiapan perlu dilakukan karena proyek ini
memerlukan dana yang sangat besar (1,5 milyar USD untuk kapasitas
13,500 barrel/hari dan sampai saat ini belum ada teknologi pencairan
batubara (direct liquefaction) yang komersial. Beberapa hal yang perlu
diklarifikasi adalah kesiapan pemerintah dan swasta untuk mendanai
proyek ini, jaminan teknologi, jaminan pasokan batubara dan jaminan
harga jual minyak batubara. Kegiatan ini di maksudkan untuk
menyusun langkah-langkah persiapan dalam rangka merealisasikan
pembangunan pabrik pencairan batubara yang meliputi pendaftaran
kegiatan pembangunan pabrik pencairan batubarake dalam Daftar
Rencana Pinjaman dan/atau Hibah Luar Negeri Jagka Menengah
(DRPHLN-JM) atau Blue Book, membuat unit pelaksana atau
Implementation body pembangunan pabrik pencairan batubara skala
semi-komersial, melakukan analisis keekonomian pabrik pencairan
batubara dan menurunkan biaya operasi pabrik melalui penelitian
katalis yang lebih aktif dan murah untuk pencairan batubara. Semua
kegiatan tersebut bertujuan untuk melancarkan rencana
pembangunan pabrik pencairan batubara.
Tidak tersedia versi lain