Penambangan batubara dengan metoda tambang dalam di Indonesia belum begitu banyak dilakukan mengingat modal yang harus dikeluarkan sangat besar bila dibandingkan dengan metoda tambang terbuka. Namun bila dilihat dari kacamata lingkungan, dampak yang ditimbulkan ternyata jauh lebih sedikit. Disebabkan oleh letak lapisan batubara tersebut yang sudah semakin dalam dari permukaan bumi, sehing…
Kajian updating data mineral dan batubara tahun 2008 disusun oleh Tim dari kelompok program kajian kebijakan pertambangan mineral dan batubara, Puslitbang Teknologi Mineral dan Batubara tahun 2008. Isi kajian tersebut adalah mengenai potensi dan cadangan serta tingkat pemasokan dan kebutuhan dari 17 macam mineral dan batubara seperti bentonit, dolomit, fosfat, felspar, gamping, granit, kao…
Faktor-faktor yang menyebabkan terganggunya investasi antara lain : kondisi keamanan yang tidak kondusif, kebijakan otonomi daerah yang cenderung beragam, produk perundang-undangan yang kurang mapan, dan adanya kebijakan yang tumpang-tindih dengan sektor lain (kehutanan), serta masalah gangguan keamanan pada umumnya terjadi karena ketidakpuasan masyarakat terhadap perusahaan yang tidak me…
Sesuai dengan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 18 tahun 2010 tanggal 22 November 2010 tentang organisasi dan tata kerja kementerian energi dan sumber daya mineral, pusat penelitian dan pengembangan teknologi mineral dan batubara mempunyai tugas : melaksanakan penelitian, pengembangan, perekayasaan teknologi, pengkajian dan survey serta pelayanan jasa di bidang minera…
Sumber daya mineral dan batubara sangat banyak dan bervariasi yang tersebar di pelosok wilayah , baik itu mineral industri, mineral logam serta batubara. Ada kurang lebih 50 jenis mineral atau komoditi yang di antaranya cukup prospek untuk kebutuhan industri dan ada yang sama sekali tidak bernilai untuk diusahakan. Hal ini disebabkan karena faktor kualitas dan faktor volume dari mineral da…